Breaking News:

Saat Ahok Kutip Ayat Alquran, Lurah Pulau Panggang Sebut Tak Ada Warga Protes

Lurah Pulau Panggang Yuli Hardi mengatakan, tak ada warga Kepulauan Seribu yang protes saat Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 dalam sambutannya

Tribunnews/EPA/Bagus Indahono/Pool
Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersiap menjalani sidang. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Lurah Pulau Panggang Yuli Hardi mengatakan, tak ada warga Kepulauan Seribu yang protes saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 dalam sambutannya.

"Tidak ada," kata Yuli, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Yuli menjawab pertanyaan majelis hakim tentang sikap warga di lokasi saat Ahok menyampaikan pernyataan yang dipermasalahkan.

Yuli mengaku tidak terlalu memperhatikan Ahok menyampaikan pidato.

Dia lebih memperhatikan kondisi kebersihan lingkungan yang dipimpinnya tersebut.

"Saat kejadian, jujur, saya tidak terlalu fokus ke pidato Pak Basuki," ujar Yuli.

Yuli baru mengetahui pidato Ahok di acara yang ia hadiri ternyata dipermasalahkan beberapa hari setelah acara.

Saat itu, media televisi ramai memberitakan pernyataan Ahok yang dianggap merupakan penodaan agama.

Menurut Yuli, sikap masyarakat Kepulauan Seribu juga baru muncul usai pernyataan Ahok ramai dipermasalahkan.

"Macam-macam (sikap masyarakat), ada yang pro, kontra, dan cuek," kata Yuli.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved