Samsung Akhirnya Sebut Baterai Sebagai Penyebab Galaxy Note 7 Meledak

Adapun penarikan tersebut memakan biaya 5,3 miliar dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 708 triliun.

Samsung Akhirnya Sebut Baterai Sebagai Penyebab Galaxy Note 7 Meledak
INTERNET
Inilah Galaxy Note 7 yang telah diulas dengan baik namun ternyata banyak ponsel mengalami kelebihan suhu, bahkan terbakar. 

TRIBUNSOLO.COM, KOREA SELATAN - Samsung menyelidiki lebih lanjut produknya, Galaxy Note 7.

Kegagalan ditemukan terkait ponsel yang terlalu panas dan juga terbakar, karena ketidaksempurnaan baterai.

Perusahaan telah menghentikan rival iPhone itu pada bulan Oktober tahun lalu setelah melakukan penarikan dan merilis ulang.

Pada Senin (23/1/2017), Samsung mengatakan bahwa bukan software maupun hardware, melainkan baterailah, yang mengalami kesalahan.

Adapun penarikan tersebut memakan biaya 5,3 miliar dollar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 708 triliun.

Juga, merusak reputasi perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

"Dapat ditarik kesimpulan bahwa penyebab dari insiden Note 7 adalah karena baterai," ungkap perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan itu dalam pernyataannya.

Perusahaan menyebutkan bahwa kesalahan dalam desain dan manufaktur mempengaruhi baterai yang berasal dari dua pabrik yang berbeda.

Menurut sebuah penemuan, masalah berpusat pada kurang cukupnya penyekatan material dalam baterai, dan desain yang yang tak memberikan cukup ruang untuk menunjang keamanan pada kutub baterai.

Samsung mengatakan bahwa, "Kami bertanggungjawab atas kegagalan kami dengan mengidentifikasi dan memverifikasi isu yang muncul terkait desain baterai dan proses manufaktur".

Sebelumnya, diluncurkan pada Agustus 2016, perangkat Samsung Note 7 dipasarkan sebagai ponsel layar besar tercanggih dan diposisikan sebagai rival iPhone Apple.

Namun pada bulan September, Samsung harus menarik sekitar 2,5 juta ponselnya setelah komplain terkait suhu yang memanas dan meledaknya baterai.

Perusahaan meyakinkan bahwa semua perangkat pengganti aman.

Meskipun begitu, setelahnya muncul laporan bahwa perangkat ponsel tersebut juga mengalami kelebihan panas. (BBC/Iyank Zona B/Magang TribunSolo.com)

Editor: Junianto Setyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved