Mantan Orang Terkaya Brazil, Eike Batista, Kini Menghuni Penjara di Rio de Janiero

Mantan orang terkaya di Brazil ini dituduh melakukan suap jutaan dollar Amerika Serikat untuk mengamankan kontrak pada pemerintah negara bagian Rio.

Editor: Junianto Setyadi
EPA
Begini ekspresi Eike Batista saat dibawa polisi ke penjara Ary Franco di Rio de Janeiro, Senin (30/1/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, RIO DE JANEIRO  - Mantan taipan minyak dan pertambangan Brazil, Eike Batista, telah dikirim ke penjara dengan pengamanan ketat di Rio de Janiero.

Sebelumnya, ia ditangkap saat datanga dari New York, Amerika Serikat.

Batista dibawa polisi setelah ia mendarat di Rio pada Senin (30/1/2017) pagi.

Mantan orang terkaya di Brazil ini telah dituduh melakukan suap jutaan dollar Amerika Serikat untuk mengamankan kontrak pada pemerintah negara bagian Rio.

Adapun Batista menyangkal segala tuduhan miring padanya.

Ia telah berjanji untuk membantu pemerintah dalam usahanya memberantas korupsi yang telah ia sampaikan ke penjuru Brazil.

Sebelum turun dari pesawatnya dan diamankan polisi, Batista mengatakan ia kembali ke Brazil untuk membersihkan namanya.

"Aku meminta penyelesaian di pengadilan," ujarnya kepada koran O Globo di New York.

Di bawah hukum Brazil, Batista dapat saja dikirim ke penjara khusus jika ia memiliki pendidikan sederajat universitas.

Namun karena dia keluar sekolah, dan tidak menamatkan pendidikan tekniknya di Jerman, ia akan menempati sel penjara biasa dengan enam tahanan lain di lembaga pemasyarakatan Bangu.

Banyak penjara di Brazil yang dipenuhi dan dikontrol oleh kelompok kriminal.

Namun, pemerintah Rio mengatakan, hal tersebut tidak terjadi di Bangu. (BBC/Iyank Zona B/Magang TribunSolo.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved