Breaking News:

Kenaikan Biaya Perpanjangan STNK Penyumbang Terbesar Inflasi Kota Solo

Diperingkat kedua ada tarif rumah sakit yang mengalami kenaikan harga sebesar 13,88 % dan menyumbang inflasi sebesar 0,29%.

TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto, saat rilis data BPS Kota Solo, Rabu(1/2/2017 ). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang terjadi awal Januari 2017 memberi kontribusi terbesar penyebab inflasi di Kota Solo.

“Jika melihat data, tidak hanya komponen bergejolak atau volatile food yang mendongkrak laju inflasi, tapi juga komponen yang diatur pemerintah atau administered price cukup banyak mempengaruhi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, R Bagus Rahmat Susanto, dalam rilis bulanan, Rabu (1/2/2017 ).

BPS mencatat, kenaikan biaya STNK yang mencapai 107,12% dibanding sebelumnya memberi andil terhadap inflasi sebesar 0,35%.

Diperingkat kedua ada tarif rumah sakit yang mengalami kenaikan harga sebesar 13,88 % dan menyumbang inflasi sebesar 0,29%.

Di awal tahun 2017, inflasi Kota Solo meroket di angka inflasi sebesar 1,16%.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan bila dibandingkan dengan inflasi Bulan Desember yang hanya 0,30%.

“Dari perkembangan harga berbagai komoditas Januari 2017 secara umum menunjukkan adanya kenaikan atau inflasi sebesar 1,16%,” kata Bagus.

Sebelumnya, tambah Bagus, belum pernah menyentuh angka satu, jadi ini memang terhitung tinggi.

Baca: Awal Tahun 2017, Angka Inflasi Kota Solo Meroket Hingga 1,16 Persen

Dari data BPS, Adiminstered Price mengalami inflasi 4,17 % dan andil dalam inflasi sebesar 0,64%.

Dari 82 kota di Indonesia yang dihitung, semuanya mengalami Inflasi.

Kemudian dari  enam kota di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, menurut Bagus, semua kota mengalami inflasi.

Sementara untuk inflasi tertinggi terjadi di kota Cilacap yang mencapai 1,60 persen.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved