Ujian Nasional 2017
Antisipasi Kekurangan Komputer, Ujian Nasional SMP di Solo Digelar dalam Dua Gelombang
Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi sekolah yang kekurangan komputer untuk pelaksanaan UNBK.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Untuk mengantisipasi adanya sekolah yang kekurangan komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP, UN 2017 akan dilaksanakan dalam dua gelombang.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Waliyono, Jumat (3/2/2017).
"Tahun 2016, UN SMP hanya satu kali dan satu kali lagi untuk UN susulan, untuk UN SMP 2017 ini dibuat berbeda dengan tahun lalu yaitu dengan dibuat dua gelombang dan satu kali susulan,” katanya.
UN SMP, tambah Waliyono, menurut jadwal dari pemerintah gelombang pertama yakni tanggal 2,3,4 dan 8 Mei.
Sedangkan untuk gelombang dua yaitu tanggal 9,10,15 dan 16 Mei mendatang.
“Dan untuk UN susulan digelar pada 22 dan 23 Mei mendatang,” ucap Waliyono.
Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi sekolah yang kekurangan komputer untuk pelaksanaan UNBK.
“Sekolah yang sudah punya 20 komputer diwajibkan UNBK oleh pemerintah pusat, kalau hanya satu gelombang pelaksanaannya akan terlalu lama, bisa sampai sore atau bahkan malam, jadi dipecah jadi dua gelombang,” kata Waliyono.
“Untuk teknis pembagian jadwal siapa yang pertama, siapa yang kedua dan lainnya masih menunggu dari pusat,” tambahnya.
UN SMP akan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.
Saat ini terdapat 57 SMP baik negeri maupun swasta di Solo yang menyatakan siap menjalankan UNBK.
"Semoga tahun depan bisa 100 persen SMP di Solo menggunakan UNBK," tutup Waliyono.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/simulasi-unbk-di-smp-muh-1-simpon_20161122_211616.jpg)