Pelancong Bisa Menginap di Desa Wisata Kandri, Semarang, Meski Tak Ada Hotel dan Homestay

Hidup ala petani dan berkegiatan layaknya penduduk desa, bisa dirasakan wisatawan di Desa Wisata Kandri.

Pelancong Bisa Menginap di Desa Wisata Kandri, Semarang, Meski Tak Ada Hotel dan Homestay
Tribun Jateng/M Syofri Kurniawan
Sejumlah pelajar dari Goulburn Valley Grammar School Shepparton Australia saat berada di Desa Wisata Kandri, Semarang, Jateng. 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Enam remaja berkebangsaan asing berjalan bertelanjang kaki di pematang sawah Desa Wisata Kandri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jateng.

Ditemani seorang pemandu, langkah mereka terhenti di sebuah gubuk tempat sejumlah petani beristirahat.

Berbekal peralatan pinjaman dari para petani, rombongan bule tersebut menuju petak sawah siap panen, beberapa hari lalu.

Lucy Steinfort (16), satu di antaranya, tampak agak canggung memegang sabit.

Sementara tangan kiri erat menggenggam batang padi.

Sekali tebas, batang padi terpotong.

Senyum Lucy pun mengembang.

Berpindah tempat, Lucy menjajal menanam padi.

Badannya pun belepotan lumpur.

"It's good, muddy (Ini menyenangkan, berlumpur, Red)," kata Lucy.

Halaman
123
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved