Ketua PWI Solo Sebut Hoax Bukan Lagi Persoalan Nasional, Tapi Merambah ke Daerah
Anas menambahkan, ada sekitar 43.000 situs internet yang tidak terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Penulis: Labibzamani | Editor: Bayu Ardi Isnanto
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solo, Anas Syahirul, mengatakan, persoalan hoax atau berita bohong sudah sangat serius.
Pasalnya, hoax sudah menjadi industri di dunia internasional.
Bahkan, produsen hoax terus bermunculan dan semakin mengkhawatirkan masyarakat.
"Hoax bukan lagi persoalan nasional, tapi juga sudah merambah ke daerah-daerah," katanya dalam acara ngobrol santai (Ngobras) bertajuk "Hoax, Ancaman dan Solusi" di aula Mapolresta Solo, Senin (27/2/2017).
Oleh karena itu, Anas, mengajak kepada masyarakat untuk pandai memilah dan memilih mana berita yang benar atau bohong.
Di samping itu juga mengajak untuk bersama-sama memerangi berita kebohongan (hoax).
Anas menambahkan, ada sekitar 43.000 situs internet yang tidak terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Situs tidak terverifikasi inilah yang diduga sering kali menyebarkan berita-berita kebohongan.
"Berita hoax ini bisa membunuh karakter, penipuan, perselisihan, kekacauan, kerusuhan dan perang," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ketua-pwi-solo-sebut-hoax-bukan-lagi-persoalan-nasional-tapi-merambah-ke-daerah_20170227_101349.jpg)