Setujui Proyek Geothermal Gunung Lawu, Gubernur Ganjar Pranowo Malah Panen Bully Netizen
Padahal menurutnya, proyek tersebut berprosespek positif untuk mencari sumber energi terbarukan dari potensi kawasan.
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang menyetujui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) memanfaatkan panas bumi Gunung Lawu menuai komentar beragam dari masyarakat.
Belum lama ini, Ganjar mengaku mendapat sejumlah bully masyarakat.
Banyak netizen yang menghujat keinginan Ganjar merealiasikan proyek tersebut.
Terlebih, dari masyarakat pemerhati lingkungan yang khawatir proyek geothermal merusak ekosistem.
“Saya biasa dibully, kemarin dari kelompok yang mengatakan Save Lawu juga membully,” ujarnya, saat melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, beberapa waktu lalu.
Ganjar mengaku heran terhadap penolakan tersebut.
Padahal menurutnya, proyek tersebut berprosespek positif untuk mencari sumber energi terbarukan dari potensi kawasan.
“Dulu PLTU Batang tak setuju, sekarang Gunung Lawu juga, maunya apa? Kalau ada sumber energi, kenapa tidak?,” katanya.
Ia beranggapan, masyarakat belum mengetahui secara pasti manfaat pengembangan sumber energi baru panas bumi itu.
“Orang tak setuju itu bukan masalah, mungkin mereka butuh paparan ahli supaya tahu efek negatif dan positif proyek geothermal,” katanya.
Ganjar pun mengaku tak ambil pusing terhadap kecaman dan hujatan yang dialamatkan ke dirinya.
“Kalau yang membully menggunakan akun anonim tidak saya ladenin,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ganjar-pranowo_20170305_153515.jpg)