Bukan Ditilang, Pengendara yang Terjaring Operasi Simpatik Candi di Karanganyar Disuruh Tanam Pohon

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahli Rizaliansyah, mengatakan operasi simpatik candi 2017 ini menekankan pada upaya pencegahan.

Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Labib Zamani
Warga saat menanam pohon karena terjaring razia operasi simpatik candi 2017 Satlantas Polres Karanganyar di kawasan Cemara Kandang tepat di Jalan Tawangmangu - Magetan, Senin (13/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Satlantas Polres Karanganyar melaksanakan operasi simpatik candi 2017 di kawasan Cemoro Kandang tepat di Jalan Tawangmangu - Magetan, Senin (13/3/2017).

Pantauan TribunSolo.com, operasi tersebut dimulai sekitar pukul 10.25 WIB.

Operasi ini sasarannya adalah kendaraan roda dua dan mobil.

Banyak pengendara yang terjaring dalam operasi simpatik candi 2017.

Rata-rata mereka tidak membawa surat-surat kendaraan dan helm.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahli Rizaliansyah, mengatakan operasi simpatik candi 2017 ini menekankan pada upaya pencegahan.

Bagi pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan surat-surat kendaraan dan helm mereka tidak ditindak.

Tetapi diminta untuk menanam pohon di sekitar lokasi operasi simpatik candi tersebut.

"Mereka tidak kita tindak, tetapi kita minta untuk menanam pohon di lokasi yang telah kita sediakan," katanya.

Ada 200 pohon terdiri dari pohon meranti, dan mahoni.

"Ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya disiplin dalam berlalu lintas," tutur dia.

Sementara seorang pengendara, Kartini (37) mengaku kaget dengan adanya operasi tersebut.

"Saya nggak bawa SIM karena buru-buru mau ke acara mantenan," kata warga Plaosan, Magetan, Jatim ini.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved