Breaking News:

VIDEO - Diskusi Puncak Ceritalah ASEAN di Pondok Assalaam Sukoharjo

Dalam kesempatan itu, Karim membagikan kunci sukses menurutnya, yakni: persahabatan - pengalaman - pembelajaran, kepada para santri.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Yudhistira Nurdian Qurrota

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Diskusi Ceritalah ASEAN yang bertema "What Indonesia Gain From ASEAN" telah sampai pada puncaknya.

Puncak acara diskusi Ceritalah ASEAN tersebut digelar pada Kamis (30/3/2017) di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Pabelan, Sukoharjo.

Karim Raslan, founder Ceritalah ASEAN, mengatakan dia sangat senang bisa bicara langsung di depan banyak santri.

"Ini merupakan kesempatan special bagi orang western seperti saya bisa berbicara di depan banyak santri langsung," kata Karim.

"Dulu saya pernah ke Tebu Ireng dan yang lain tapi tak bertemu santrinya, ini yang pertama," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Karim membagikan kunci sukses menurutnya, yakni: persahabatan - pengalaman - pembelajaran, kepada para santri.

Acara dibuka oleh Ustad Arkanudin, Direktur Pelaksana Pondok Assalam.

Sambutan juga diberikan oleh Barli, alumni Pondok Assalam dan Cambridge University, yang juga merupakan sahabat Karim.

Karim berpendapat bahwa kebanyakan karakter sebuah bangsa, negara ASEAN khususnya, berasal dari kota lapis kedua, seperti Davao (Filipina), Solo (Indonesia), Bacnin (Vietnam).

Sebelum Ceritalah ASEAN, salah satu karya Karim adalah Ceritalah Indonesia.

Acara berlangsung dari pukul 19.30 WIB hingga 21.00 WIB. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved