Indah Permatasari Ingin Buat TK untuk Anak-anak Miskin di Pelosok
"Banyak lalat-lalat, ngelihat langsung tempat tinggal mereka, keseharian mereka, seneng banget ketemu sama anak-anak," ujar Indah.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Setelah menjajal peran sebagai gadis ayu dalam film Rudy Habibie, kini artis peran Indah Permatasari harus menjadi cewek tomboi di film terbarunya, STIP dan Pensil.
"Di film ini aku berperan sebagai Saras yang tomboi banget," ujar Indah dalam wawancara ekslusif di redaksi Kompas.com, Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).
"Sering berantem, agak lebih nyolot, enggak takut sama siapapun," kata dia.
Ia menilai karakter tersebut sangat berbeda dari kesehariannya.
Beruntung, ada sesi reading selama dua minggu yang dapat membantunya mendalami peran.
"Kalau di Rudy Habibie aku tuh ayu banget, jauh dari tomboi."
"Pertama reading, aku dibilangin, 'Lo masih ayu'."
"Ya udah akhirnya keluar dong, disuruh latihan lagi," kata dara kelahiran Makassar, 16 Mei 1997, ini mengenang.
Kendati demikian, ada banyak pengalaman mengesankan lainnya selama menjalani shooting selama dua minggu.
Khususnya, ketika ia dan pemeran lainnya melakukan pengambilan gambar di kolong jembatan daerah Pluit.
"Kami bener-bener shooting (dengan) banyak penduduk yang tinggal di tempat sampah."
"Banyak lalat-lalat, ngelihat langsung tempat tinggal mereka, keseharian mereka, seneng banget ketemu sama anak-anak," ujar Indah.
Realita sosial itu semakin membangkitkan mimpinya untuk bisa membangun sekolah bagi anak-anak kurang mampu.
"Aku ingin buat sekolah TK untuk anak-anak enggak mampu di daerah pelosok," kata dia. (Kompas.com/Sintia Astarina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/indah-permatasari_20170401_090844.jpg)