Jumlah Armada Feeder Batik Solo Trans Dinilai Belum Merata
Jumlah tersebut tak sebanding untuk mencukupi kebutuhan sopir dari dua koperasi pengelola feeder.
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Jumlah armada pengumpan atau feeder Batik Solo Trans (BST) belum merata.
Saat ini, jumlah feeder yang siap beroperasi baru 41 unit.
Jumlah tersebut tak sebanding untuk mencukupi kebutuhan sopir dari dua koperasi pengelola feeder.
Namun, pengadaan feeder baru belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
“Kalau melihat jumlah armada dan sopir sepertinya memang belum ada pemerataan, tapi saya tak tahu masalah apa yang menyebabkan operasional feeder molor,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Honda Hendarto kepada wartawan, Sabtu (1/4/2017).
Honda yang komisinya membidangi penataan perhubungan mengatakan, penambahan armada feeder baru dilakukan tahun depan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berencana memberikan bantuan anggaran lewat Bantuan Gubernur (Bangub) 2018.
“Tahun depan APBD Kota dan Provinsi akan mengalokasikan dana untuk pengadaan armada,” katanya.
Meski begitu, jumlah pengadaan armada tersebut belum dapat dipastikan.
“Tentu harus disesuaikan dengan keuangan daerah,” ucap Honda. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/honda-hendarto_20170402_224711.jpg)