VIDEO - Melongok Aktivitas Polisi Cepek di Kota Solo

Hujan gerimis itu tak menyurutkan semangat salah satu satu polisi cepek (sukarelawan pengatur lalu lintas) mengatur lalu-lintas.

Penulis: Yudhistira Nurdian Qurrota | Editor: Daryono

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Yudhistira Nurdian Qurrota

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Hujan gerimis mengguyur Kota Solo

Hujan gerimis itu tak menyurutkan semangat salah satu satu polisi cepek (sukarelawan pengatur lalu lintas) mengatur lalu-lintas.

Di Solo, tidak susah untuk menemukan polisi cepek di beberapa perempatan. 

"Jumlah polisi cepek yang resmi terdata di Satlantas Surakarta kurang lebih 48 orang," kata Harnanto, koordinator polisi cepek sekitar Solo Paragon Mall, kepada Tribunsolo.com, Rabu (5/4/2017). 

Setiap bulan, pada Sabtu pekan pertama dan Sabtu terakhir terakhir, para polisi cepek ini mengikuti diklat di Satlantas Surakarta. 

Biasanya, materi diklat meliputi pengetahuan jalan raya, cara mengatur lalu lintas, dan penanganan pertama pada kecelakaan. 

Disinggung pendapatan, Harnanto mengatakan pendapatan yang merupakan pemberian dari pengguna jalan tidak menentu. 

"Kalau pendapatan tidak pasti, tergantung pemakai jalan, sehari sekitar Rp 40.000 sampai Rp 50.000," jelas Harnanto. 

"Kalau sore malam tidak seramai pagi siang," tambahnya.

"Jam-jam ramai adalah pagi sekitar pukul 07.30 wib hingga 08.30 wib dan siang sekitar pukul 12.30 wib hingga 14.00 wib," tambahnya lagi.

Menurut Harnanto, puncak keramaian jalan terjadi pada hari Jumat dan Sabtu. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved