Breaking News:

Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Tersangka Iwan merupakan residivis dalam kasus yang sama, yakni pencurian dan pernah ditahan di Polres Klaten.

Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Tersangka curanmor saat diamankan di Mapolresta Solo, Senin (10/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk jajaran Sat Reskrim Polresta Solo, Sabtu (8/4/2017).

Kedua tersangka adalah Setiawan alias Iwan (25) warga Desa Jayan RT 004, RW 009, Sawahan, Juwiring, Klaten dan Tri Handoyo (31) warga Ngawen, RT 002, RW 008 Kecamatan Ngawen, Klaten.

Seorang tersangka terpaksa dilumpuhkan kaki kanannya menggunakan timah panas, karena melawan petugas saat ditangkap.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU 150 SCD putih hitam AD 4984 DS (nomor palsu) hasil kejahatan.

"Tersangka Iwan kita tangkap di rumah Klaten sekitar pukul 01.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, di Mapolresta Solo, Senin (10/4/2017).

Tersangka Iwan merupakan residivis dalam kasus yang sama, yakni pencurian dan pernah ditahan di Polres Klaten.

"Dari pengembangan tersangka Iwan, kita berhasil menangkap tersangka Tri Handoyo (pembeli)," jelasnya.

Sementara penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan hasil laporan dari korban, Wiratno yang mengaku sepeda motornya hilang di garasi rumahnya karena dicuri.

Tersangka Iwan dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sedang tersangka Tri Handoyo dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved