Breaking News:

Tersangka Curanmor yang Ditembak Kakinya karena Melawan Polisi di Solo Selama Ini Beraksi Sendiri

"Selama ini tersangka beraksi sendiri," kata Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (11/4/2017).

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Tersangka Iwan saat mengikuti gelar perkara kasus curanmor di halaman Sat Reskrim Polresta Solo, Senin (10/4/2017 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Setiawan alias Iwan (25), tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tertangkap Jajaran Sat Reskrim Polresta Solo, Sabtu (8/4/2017) selama ini beraksi seorang diri.

Bahkan, warga Desa Jayan RT 004, RW 009, Sawahan, Juwiring, Klaten sudah dua kali mencuri kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Laweyan dan di Klaten.

"Selama ini tersangka beraksi sendiri," kata Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (11/4/2017).

Baca: Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Tersangka pernah ditahan di LP Klaten selama tujuh bulan karena kasus curanmor.

Bukannya kapok, justru tersangka kembali mengulangi perbuatannya dengan mencuri kendaraan bermotor milik warga di Jalan Blimbing, Kerten, Laweyan, pada 10 November 2016.

Kendaraan itu kemudian dijual kepada penadah, Tri Handoko yang juga telah ditangkap seharga Rp 3 juta.

"Iwan terpaksa kita tembak kaki kanannya karena melawan petugas pada saat ditangkap," katanya.

Seperti diberitakan, tersangka Iwan, mengaku, nekat mencuri kendaraan bermotor karena butuh uang untuk keperluan sehari-hari keluarga.

"Saya mencuri kendaraan bermotor ini karena butuh uang," kata buruh kuli bangunan.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved