Breaking News:

Pimpinan Abu Sayyaf yang Memenggal Warga Jerman, Dilaporkan Tewas dalam Serangan Militer

Tubuh Rami ditemukan setelah bentrokan bersenjata di sebuah desa di kota pesisir Inabanga, sekitar 600 kilometer selatan Manila, jelasnya.

Editor: Hanang Yuwono
inquirer.net
Jurgen Kantner saat disandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf 

TRIBUNSOLO.COM, MANILA - Militer Filipina melaporkan, komandan Abu Sayyaf, Muammar Askali alias Abu Rami tewas dalam tembak-menembak di Pulau Bohol.

Askali diduga memiliki afiliasi dengan Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS).

Askali juga diduga berada di balik pemenggalan sandera Jerman baru-baru ini.

Tentara Filipina berhasil mengepung kubu militan Abu Sayyaf di Pulau Bohol.

Enam militan Abu Sayyaf dan tiga serdadu militer Filipina tewas dalam insiden itu, dua serdadu menderita luka-luka, demikian laporan Deutsche Welle.

Kepala Staf Militer Jenderal Eduardo Ano mengatakan hari Rabu (12/4), militan yang terbunuh antara lain komandan Abu Sayyaf Muammar Askali alias Abu Rami.

Dia diduga kuat berada dibelakang aksi pemenggalan sandera Kanada dan Jerman beberapa waktu lalu.

Kelompoknya berlayar jauh dari basis mereka di Selatan Filipian untuk melakukan aksi penculikan baru, kata Eduardo Ano.

"Ini merupakan prestasi yang sangat besar dan pukulan besar terhadap Abu Sayyaf," katanya kepada wartawan.

Tubuh Rami ditemukan setelah bentrokan bersenjata di sebuah desa di kota pesisir Inabanga, sekitar 600 kilometer selatan Manila, jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved