Breaking News:

Museum Keraton Solo Tutup, Wisatawan Kecewa

Penutupan museum juga terkait sterilisasi area untuk kepentingan penyidikan.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Mahasiswa UNNES, Puput Relita Sari (kanan) dan Desianny Amalia (kiri), saat berada di kawasan Keraton Solo, Sabtu (15/4/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penutupan Museum Pariwisata Keraton Solo pada Sabtu (15/4/2017) membuat beberapa wisatawan kecewa.

Hal itu diungkapkan oleh dua orang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), yakni Puput Relita Sari (21) dan Desianny Amalia (21).

Saat ditemui TribunSolo.com sekitar pukul 11.00 WIB di sekitar loket museum, mereka mengaku kecewa.

"Ya kecewa aja, jauh-jauh malah tutup," ujar Puput.

Sementara itu, Desi, sapaan akrab Desianny Amalia mengatakan, petugas loket memberi tahu bahwa museum tengah ditutup  lantaran ada persiapan Jumenengan. 

"Petugas juga bilang kalau museum tutup dalam waktu yang belum ditentukan," tambahnya.

Untuk diketahui, Polda Jawa Tengah sedang melakukan penyidikan atas dugaan pemalsuan dokumen sertifikat gelar bangsawan.

Penyidikan menyangkut pelapor dalam hal ini DK dan terlapor KM.

Mereka adalah adik dari Raja Keraton Surakarta, Paku Buwono (PB) XIII.

Penyidikan tersebut mendapat pengamanan ratusan polisi.

Penutupan museum juga terkait sterilisasi area untuk kepentingan penyidikan. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved