Ternyata Ini Alasan Presiden Jokowi Sering Nge-Vlog Belakangan Ini

Tidak hanya sekedar membuat cuitan di Twitter atau status di Facebook, kini Jokowi juga aktif membuat video blog.

Tayang:
Penulis: Daryono | Editor: Daryono
YOUTUBE.COM
jokowi menjawab 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Daryono

TRIBUNSOLO.COM - Sejak masih menjabat Wali Kota Solo, Joko Widodo (Jokowi) yang kini menjadi Presiden RI memang dikenal aktif di media sosial. 

Kini, kebiasaan itu tetap dilakukan saat menjabat Presiden. 

Tidak hanya sekedar membuat cuitan di Twitter atau status di Facebook, kini Jokowi juga aktif membuat video blog. 

Dalam beberapa kesempatan Jokowi mengunggah Vlog-nya. 

Vlog itu dilakukan dalam beberapa momen seperti saat menonton pembukaan Piala Presiden 2017 dan saat kambingnya melahirkan dua ekor. 

Baca: Gembira Kambingnya Melahirkan Dua Ekor, Jokowi Nge-Vlog di Kandang Kambing

Yang paling menghebohkan adalah momen saat Jokowi nge-vlog saat melakukan jamuan makan malam dengan Raja Arab Saudi, Raja Salman yang tengah berkunjung ke Indonesia. 

Baca: Presiden Jokowi Nge-Vlog Bareng Raja Salman, Ini Videonya

Lantas sebenarnya apa alasan Jokowi sering nge-vlog? 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat tiba di bandara Halim Perdana, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Raja Salman direncanakan akan berada di Jakarta hingga Jumat 3 Maret mendatang dan akan bertolak ke Pulau Bali setelahnya. TRIBUNNEWS/PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPART
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (kiri) bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat tiba di bandara Halim Perdana, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Raja Salman direncanakan akan berada di Jakarta hingga Jumat 3 Maret mendatang dan akan bertolak ke Pulau Bali setelahnya. TRIBUNNEWS/PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPART (PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO)

Dikutip dari laman Sekretariat Negara, Selasa (25/4/2017), Jokowi mengatakan sengaja memakai Vlog sebagai saluran untuk berkomunikasi terutama dengan anak-anak muda. 

Menurut Jokowi, dibutuhkan saluran tersendiri agar masyarakat umum, utamanya generasi muda, dapat berkomunikasi dengan pemerintah.

Sebaliknya, pemerintah juga memerlukan saluran tersendiri agar dapat lebih leluasa berkomunikasi dengan masyarakat.

Itulah mengapa media sosial dipilih oleh Jokowi untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

"Lebih efektif lagi apabila kita menggunakan media sosial."

"Oleh sebab itu, sekarang ini dalam menyampaikan program pemerintah saya juga menggunakan video blog (vlog) dalam berkomunikasi dengan anak-anak muda."

"Saya juga melakukan tanya jawab untuk menanyakan masalah-masalah yang ada di lapangan kepada generasi muda kita untuk kemudian saya jawab," ujar Jokowi saat singgah di sebuah rumah makan di Purwakarta, Selasa, 25 April 2017.

Belakangan ini, Jokowi memang cukup aktif mengunggah vlognya di akun Facebook dan YouTube pribadinya.

jokowi menjawab
jokowi menjawab (YOUTUBE.COM)

Dalam sejumlah vlog terbarunya, Jokowi sengaja melibatkan para generasi muda untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan melalui cara mereka sendiri.

"Saya kira cara berkomunikasi seperti ini penting agar kita bisa menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah, program apa yang telah diselesaikan dan sedang berjalan."

"Cara-cara seperti itu yang akan bisa menjelaskan perkembangan setiap program sehingga komunikasi kita dengan anak-anak muda dan rakyat selalu terhubung," Jokowi melanjutkan.

Jokowi menerangkan bahwa vlog yang dibuatnya itu sering kali muncul dari spontanitas terhadap apa yang ia lihat di lapangan.

Ia mencontohkan proses pembuatan vlog di Waduk Sei Gong di Batam, Kepulauan Riau, yang diunggahnya pada 31 Maret 2017 lalu.

"Spontan, kadang-kadang kan kita ke lapangan."

Misalnya waktu ke waduk Sei Gong kok pekerjanya banyak sekali."

"Saya tanya dari mana asal mereka, ada yang dari Medan, Tanjung Pinang, Balikpapan, Makassar, NTT, macam-macam, langsung spontan saat itu saya buat vlognya," ucapnya.

Tentu vlog yang dibuatnya bersama para pekerja di Waduk Sei Gong saat itu bukan hanya formalitas belaka.

Ada tujuan yang hendak dicapai dari aktivitas tersebut yang mungkin belum disadari masyarakat.

Hal ini berdasarkan rilis Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

"Untuk menunjukkan bahwa yang bekerja di situ dari Sabang sampai Merauke dan setiap proyek itu pasti akan membuka lapangan pekerjaan baru," ungkapnya.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved