Pedagang di Kliwonan, Bekonang, Ini Jual Berbagai Macam Barang dengan Harga Miring
Kliwonan di area Bekonang ada setiap hari pasaran Kliwon datang, bisa Jumat Kliwon, Minggu Kliwon, Selasa Kliwon, dan hari lainnya.
Penulis: Yudhistira Nurdian Qurrota | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Yudhistira Nurdian Qurrota
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ada sebuah tempat di Sukoharjo bernama Kliwonan yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari.
Kliwonan merupakan pasar tidak tetap yang menjual segala macam kebutuhan sehari-hari yang rata-rata berharga miring.
Untuk diketahui, terdapat lima hari pasaran dalam khazanah Jawa, yaitu: Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing.
Kliwonan di area Bekonang ada setiap hari pasaran Kliwon datang, bisa Jumat Kliwon, Minggu Kliwon, Selasa Kliwon, dan hari lainnya.
Pantauan TribunSolo.com, Jumat (5/5/2017), sepanjang jalan Cangkol, Mojolaban, Sukoharjo, dari Pasar Bekonang ke arah timur, tampak jalan sesak, baik itu oleh penjual maupun pembeli.
Bagi sebagian masyarakat se-Solo Raya, Kliwonan Bekonang menjadi suatu destinasi wisata.
Adapun berbagai macam barang yang dijual yakni pakaian, sepatu/sendal, alat tulis, makanan, obat, jamu, buah, alat pertanian, alat elektronik, alat pertukangan, hewan, dan lain sebagainya.
Meskipun ada beberapa yang merupakan barang asli dan bermerek, tidak sedikit pula yang menawarkan adalah barang semi KW, imitasi, seken, bahkan barang curian.
Banyak pedagang dari luar daerah yang rela mengesampingkan tempat tetap mereka berjualan untuk berjualan di Kliwonan Bekonang.
"Saya asli Karanganyar, kalau enggak Kliwonan saya jualannya di Karanganyar dan Magetan Jatim," kata Siswondo, pedagang pakaian, kepada TribunSolo.com.
Kliwonan Bekonang buka mulai pukul 06.00 WIB hingga tengah hari (sekitar pukul 12.000 WIB). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kliwonan-bekonang_20170505_152758.jpg)