UNS Tak Batasi Kuota untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus
Sepanjang ABK memenuhi syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh masing-masing program studi pasti akan diterima.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tidak membatasi jumlah siswa berkebutuhan khusus yang akan menempuh pendidikan di UNS.
"Siswa berkebutuhan khusus memiliki hak untuk mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) maupun jalur Ujian Mandiri, sepanjang memenuhi syarat yang ditentukan program studi yang dipilih,’’ kata Rektor UNS, Ravik Karsidi, Selasa (9/5/2017).
Ravik menyatakan tidak ada kuota tertentu untuk anak berkebutuhan khusus (ABK).
“Selama mereka lolos seleksi, UNS siap menerima mereka berkuliah,” tegas Ravik.
Menurut Ravik, sepanjang ABK memenuhi syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh masing-masing program studi pasti akan diterima.
“Tidak ada diskriminasi atau pembeda-bedaan,” tegasnya.
Tahun 2017, UNS akan menerima 6.291 mahasiswa.
Sebanyak 1.988 diantaranya telah diterima melalui jalur SNMPTN 2017.
Jumlah tersebut sekitar 30 persen dari total penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
UNS masih akan menerima 50 persen mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN dan 20 persen dari jalur Ujian Mandiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ravik-karsidi_20170411_193609.jpg)