Breaking News:

Begini Cara SDIT Nur Hidayah Solo Kenalkan Pahlawan Nasional Indonesia ke Murid-muridnya

Para murid kelas V SDIT Nur Hidayah Solo mengikuti outbond halaqoh tarbawi di Taman Edupark UMS Jl Adi Sucipto No 33 Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Penulis: Labibzamani | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Sebagian murid kelas V SDIT Nur Hidayah Solo yang mengikuti outbond halaqoh tarbawi di Edupark UMS Jl Adi Sucipto No 33 Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (13/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR  - Para murid kelas V SDIT Nur Hidayah Solo mengikuti outbond halaqoh tarbawi di Taman Edupark UMS Jl Adi Sucipto No 33 Blulukan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/5/2017) pagi.

Kegiatan ini diikuti 147 murid, dan bertujuan untuk melatih kekompakan dan kebersamaan.

"Selain itu juga bisa saling memahami antara siswa satu dengan siswa yang lainnya," kata koordinator kegiatan, Sunarto, kepada TribunSolo.com, Sabtu.

Menurut dia, ada berbagai macam kegiatan atau game selama outbond berlangsung.

Sebagian murid kelas V SDIT Nur Hidayah Solo mengikuti outbond halaqoh tarbawi di Taman Edupark UMS, Jl Adi Sucipto No 33 Blulukan, Colomadu, Karanganyar.
Sebagian murid kelas V SDIT Nur Hidayah Solo mengikuti outbond halaqoh tarbawi di Taman Edupark UMS, Jl Adi Sucipto No 33 Blulukan, Colomadu, Karanganyar. (TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI)

Di antaranya adalah pentas sosiodrama.

Pentas sosiodrama ini mengambil tema para pejuang-pejuang Muslim.

Seperti Pangeran Diponegoro, Fatahillah, Cut Nyak Dien, Imam Bonjol, RA Kartini dan pejuang Muslim lain.

"Semuanya disutradarai, diskenario dan dimainkan oleh para siswa," kata Sunarto.

Adapun masing-masing kelompok terdiri dari 10 siswa.

Sosiodrama dengan tema pejuang Muslim tersebut sekaligus untuk mengenalkan para siswa kepada para pejuang atau  pahlawan nasional Indonesia.

Sebab selama ini masih banyak siswa yang belum mengetahui siapa saja para pejuang nasional Indonesia tesebut.

Setelah pentas sosiodrama selesai, kata Sunarto, dilanjutkan dengan outbond. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved