Sukseskan Open Defecation Free, Pemkab Sukoharjo Optimistis Jumlah Pengguna Jamban Meningkat

Terkait program itu, juga didukung juga oleh PT Konimex yang memiliki program Proyek Sanitasi Sekolah.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Tri Tutii Rahayu. M.Kes, saat jumpa pers Run for Health di Alila Solo Hotel, Sabtu, (13/5/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seiring dengan program Deklarasi Open Defecation Free (ODF), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo optimistis jumlah pengguna jamban di Sukoharjo meningkat.

Sebab, pada tahun 2017, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menargetkan tidak ada lagi masyarakat Sukoharjo yang buang air besar sembarangan.

Adapun capaian pengguna jamban di Kabupaten Sukoharjo yaitu sebesar 96,7 %.

Data tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu. M.Kes, saat jumpa pers Run for Health di Alila Solo Hotel, Sabtu (13/5/2017).

"Pak Ganjar sudah optimis kalau di Sukoharjo bisa, karena capaian kota untuk pengguna jamban adalah 96,7%," katanya.

"Kurangnya memang sedikit tapi sedikit ini tetap harus kita kaji lagi," ujarnya.

Tri Tuti Rahayu menjelaskan, bahwa terdapat 2 kategori warga yang tidak menggunakan jamban.

Yakni karena tidak memiliki jamban atau karena perilaku dan kebiasaan.

Berbagai alasan warga untuk tidak menggunakan jamban itu nantinya akan menjadi kajian lebih lanjut bagi Dinas Kesehatan Sukoharjo.

Terkait program itu, juga didukung juga oleh PT Konimex yang memiliki program Proyek Sanitasi Sekolah.

Proyek Sanitasi Sekolah ini merupakan program yang bertujuan untuk memperbaiki sanitasi dasar Sekolah Dasar (SD) di Sukoharjo, hasil kerjasama dengan Pemkab Sukoharjo dan Persada.

Salah satu dari proyek PT Konimex tersebut turut dituangkan dalam kegiatan Run for Health yang diadakan untuk merayakan HUT ke-50, Minggu (14/5/2017).

Run For Health ini merupakan acara lari half marathon pertama di daerah Solo Baru, Sukoharjo.

Sebanyak 2.500 peserta lari marathon ikut berpatisipasi dalam kegiatan itu.

Sedangkan, untuk program jamban, PT Konimex berkomitmen untuk membangun 150 toilet di 75 Sekolah Dasar di Kabupaten Sukoharjo.

SD yang jadi sasaran tersebut bertempat di Grogol dan Baki. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved