Bikin Sedih, Artis Jebolan Ajang Pencarian Bakat Ini Meninggal Dunia saat Sedang Hamil 7 Bulan
Ketika usia kandungannya menginjak 7 bulan, ia justru menghembuskan napas terakhir.
Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Galuh Palupi Swastyastu
TRIBUNSOLO.COM - Usia seseorang memang menjadi misteri yang mungkin tak bisa diketahui oleh manusia.
Ajal bisa datang menjemput kapan pun.
Bahkan kematian seseorang bisa datang justru ketika ia tengah berbahagia.
Seperti yang dialami oleh artis cantik yang satu ini.
Namanya mungkin tak begitu dikenal oleh netizen.
Namun kisah hidupnya sungguh amat pantas dikenang.
Jika kalian ingat, sebelum ada Dangdut Academy, Indosiar pernah memiliki program yang serupa.
Ajang pencarian bakat di bidang musik dangdut tersebut bernama KonDang-In.
KonDang-In sendiri merupakan singkatan dari Kontes Dangdut Indosiar.
Acara tersebut muncul hampir bersamaan dengan KDI di stasiun televisi TPI yang saat itu memang punya rating tinggi.
Selayaknya ajang pencarian bakat lainnya, KonDang-In juga berhasil mencetak penyanyi-penyanyi berbakat, terutama di aliran dangdut.
Salah satu lulusan KonDang-In yang cukup dikenal dan sukses adalah penyanyi cantik bernama Sani.Terbukti setelah lulus dari KonDang-In, Sani berhasil mempertahankan eksistensinya.
Dara cantik kelahiran 1986 ini banyak menerima tawaran pekerjaan setelah lulus dari KonDang-In.
Nama KonDang-In yang melekat di namanya benar-benar ia manfaatkan sebaik mungkin hingga ia makin terkenal.
Sayang sebuah kabar duka justru datang dari dirinya.
Sani ternyata ditakdirkan memiliki usia yang singkat.
Ia dipanggil yang kuasa justru ketika dirinya tengah berbahagia.
Saat itu Sani sedang mengandung calon anaknya.
Ketika usia kandungannya menginjak 7 bulan, Sani justru menghembuskan napas terakhir.
Kabar itu tentu saja sangat mengejutkan.
Sani dikabarkan mengalami kematian mendadak akibat penyakit jantung yang ia derita.
Namun ada pula yang mengatakan jika Seni mengidap penyakit kuning sejak lama.
Penyakit itulah yang akhirnya merenggut nyawanya.
Selamat jalan Seni, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. (*)