Breaking News:

Pemerintah Lebanon Berusaha Larang Penayangan Wonder Woman

Adapun pelaranganan tayang ini membutuhkan rekomendasi dari enam anggota komite dari Kementerian Ekonomi.

(EOnline.com)
Dua aktris, satu memerankan Wonder Woman pada 2017, yakni Gal Gadot, dan pemeran tahun 1975, yakni Lynda Carter, bertemu dalam pemutaran perdana Wonder Woman di Phantages Theatre, Los Angeles, Jumat (26/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, BEIRUT  - Pemerintah Lebanon berusaha untuk melarang penayangan film Wonder Woman di negara itu.

Penyebabnya, film tersebut dibintangi aktris asal Israel, Gal Gadot.

Niat pemerintah Lebanon ini menunjukkan perseteruan kedua negara yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, merembet hingga ke ranah budaya.

Adapun pelaranganan tayang ini membutuhkan rekomendasi dari enam anggota komite dari Kementerian Ekonomi.

Seorang pejabat pemerintah yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, proses rekomendasi itu belum dimulai.

Pemutaran perdana film ini di berbagai bioskop di Beirut dijadwalkan pada Rabu (30/5/2017) hari ini.

Poster-poster film dan "billboard" digital sudah tersebar di seluruh penjuru kota.

Adapun Lebanon secara resmi masih berperang melawan Israel dan memiliki aturan yang memboikot semua produk yang berasal dari Israel.

Selain itu, aturan tersebut juga melarang warga Lebanon untuk bepergian ke Israel dan memiliki hubungan dengann warga Israel.

Kedua negara sudah beberapa kali terlibat perang, termasuk perang pada 2006 yang sangat menghancurkan infrastruktur dan menewaskan ratusan warga negeri tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved