Breaking News:

Kasus Hukum Habib Rizieq Shihab

Tanggapi Rencana Pendukung Rizieq Kepung Bandara, Kapolda: Dikerahkan Berapa, Enggak Ngaruh

Kendati begitu, Iriawan mengaku sudah menyiapkan strategi pengamanan jika massa jadi mengepung bandara.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar
Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan di Pergudangan Green Sedayu Biz Park Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyayangkan rencana pendukung Rizieq Shihab yang akan mengepung bandara Soekarno Hatta saat pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu tiba di Indonesia dari Arab Saudi.

Menurut Iriawan, langkah tersebut tidak akan mengurungkan niat penyidik dalam menyelidiki kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan Rizieq dan Firza.

"Untuk apa (mengerahkan massa), mau dikerahkan berapa (jumlah massa), tetap saja enggak ngaruh," ujar Iriawan di Bekasi, Selasa (6/6/2017).

Kendati begitu, Iriawan mengaku sudah menyiapkan strategi pengamanan jika massa jadi mengepung bandara.

"Sudah kita simulasikan (pengamanannya)," ucap dia.

Iriawan mengimbau agar massa tidak melakukan hal tersebut.

Menurut dia, bandara merupakan obyek vital negara sehingga harus steril.

"Kita imbau jangan ada pengerahan masa, tapi antisipasi (tetap) kita lakukan," kata Iriawan.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Rizieq dan Firza sebagai rencana.

Berdasarkan data imigrasi, visa Rizieq akan habis pada 12 Juni 2017 nanti. (KOMPAS.com/Akhdi Martin Pratama)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kapolda Tegaskan Penyidik Tak Bisa Diintervensi meski Pendukung Rizieq Kepung Bandara.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved