Perusahaan dari Solo Ubah Limbah Kayu Jadi Kacamata dengan Nilai Jual Tinggi
Eastwood Ltd menghadirkan produk pertamanya yaitu kacamata frame kayu, sepatu dari serat kayu, dan jam tangan kayu.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Eastwood Ltd INA merupakan salah satu brand dari perusahaan menengah industri handicraft daur ulang dari Solo.
Handicraft Eastwood Ltd memanfaatkan berbagai kayu limbah dan berbagai material lainnya untuk diolah menjadi sebuah produk seni wooden recycle apparel.
Eastwood Ltd menghadirkan produk pertamanya yaitu kacamata frame kayu, sepatu dari serat kayu, dan jam tangan kayu.
Bahan kayu yang digunakan untuk produk menggunakan kayu fretboard gitar yang telah rusak, limbah palette impor, dan limbah kayu lainnya yang biasa berakhir menjadi kayu bakar dan dipadu dengan rantai gearbox sepeda motor.
Eastwood Ltd INA didirikan oleh tiga orang yaitu Yogie Irawan Cendana sebagai founder sekaligus owner bersama kedua kawannya Mahendra Saputra sebagai co-Founder dan Rifai Bahtiar yakni kepala produksi.
“Kita memproduksi produk-produk berbahan dasar recycle berbahan dasar kayu, ada kacamata kayu, sepatu dari serat kayu dan jam tangan kayu,” kata Pendiri Eastwood Ltd INA, Yogie Irawan Cendana, kepada TribunSolo.com, Rabu (7/6/2017) sore.
Yogie menjelaskan, jika material kayu yang dipakai Eastwood Ltd di antaranya kayu sonokeling, maple, walnut, cery, white oak, dan lain-lain.
Dirinya membuatnya dengan desain dan kreasi yang unik sehingga pada perkembangannya, produk kacamata kayu ini cukup diminati oleh masyarakat.
Pengembangan produk dilakukan secara observatif melalui tahapan eksperimen dan dikerjakan secara handmade oleh para pengrajin professional dalam jumlah terbatas.
Sistem pemasaran produk melalui online serta didistribusikan di beberapa premium store di Indonesia, khususnya dikota – kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Bali.
Dalam beberapa kesempatan mereka juga memasarkan produk ke luar negeri seperti Australia, Jerman, Malaysia dan Singapore.
“Kita juga jual marchandise seperti kaos, tas itu sebagai pelengkap sebagai koleksi,” ujar Yogie.
Untuk harga per kacamata dibanderol mulai dari Rp 550.000 namun harganya bisa menjadi lebih tinggi tergantung pemesanan.
Toko Eastwood Ltd INA di Solo berada di Muara Market, tepatnya di belakang Pasar Legi, Jalan Lumban Tobing, Setabelan, Banjarsari.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/eastwood_20170607_204407.jpg)