Kena Imbas Krisis Teluk, Pernikahan Pasangan Kekasih Asal Yaman dan Qatar Ini Tertunda

Persiapan pun telah mereka lakukan, termasuk berburu gaun pengantin dari satu toko ke yang lain jauh-jauh hari

KOMPAS.com
Ilustrasi pernikahan. 

TRIBUNSOLO.COM, JEDDAH - Apapun alasannya, konflik antar negara kerap membawa kerugian besar bagi warga sipil.

Sejarah telah membuktikan betapa konflik tersebut menghancurkan kehidupan banyak orang.

Seperti yang terjadi di Timur Tengah, Krisis Teluk membawa dampak kurang mengenakkan bagi masyarakat setempat.

Sarah dan Ibrahim, adalah sepasang kekasih yang tengah menanti hari penting dalam hidupnya, akhir bulan ini.

Ya, mereka bakal melangsungkan pernikahan.

Namun, rencana tersebut hancur berantakan lantaran adanya krisis diplomatik tiga negara: Qatar, Yaman, dan Arab Saudi.

Dikutip dari Arab News, Sarah adalah perempuan dari Yaman, yang tinggal di Arab Saudi.

Sedangkan Ibrahim calon suami Sarah adalah warga Qatar.

Ia berencana terbang ke Taif, Mekah untuk melangsungkan pernikahan.

Pernikahan mereka berbarengan dengan hari kedua Idul Fitri.

Persiapan pun telah mereka lakukan, termasuk berburu gaun pengantin dari satu toko ke yang lain jauh-jauh hari.

Namun rencana mulia itu tertunda setelah krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya, meletus di Teluk dan wilayah lainnya pada Senin 5 Juni 2017.

Seperti diketahui, Arab Saudi dan sejumlah negara lain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan mendukung kelompok terorisme.

"Tunangan saya memberitahu bahwa sesuatu yang buruk akan menunda rencana pernikahan kami," kata Sarah

Ibu Sarah pun sedih melihat nasib putrinya itu.

Rencana penting itu terpaksa ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut.

"Cepat atau lambat, hal ini akan berubah baik-baik saja," kata Sarah.

Saat ini, Yaman bergabung dengan Arab Saudi untuk memutuskan hubungan dengan Qatar.

Kondisi tersebut membuat hubungannya dengan sang kekasih terguncang konflik negara.

"Saya merasa tak berdaya, " ucap Sarah.

Ibrahim mengatakan kepada Arab News bahwa ia menyesali konflik yang akan mempengaruhi kehidupan banyak orang.

"Yang benar-benar menyakiti kami adalah rencana pernikahan pada Idul Fitri nanti, yang seharusnya bersukacita, tapi sekarang rencana kami sia-sia."

Pernikahan itu bukan satu-satunya acara yang dibatalkan akibat krisis Teluk.

Rencana Ibrahim dan saudara-saudara perempuannya ke Arab Saudi pekan depan juga gagal. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved