Breaking News:

Dapat Sumbangan Kementerian BUMN, PPMI Assalaam Sukoharjo Akan Lakukan Ini

Bantuan terdiri dari 10 ton beras, 2 ton gula, minyak goreng, 50 kilogram daging, sarung, mukena, dan uang tunai Rp 100 juta

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Direktur PPMI Assalaam, Uripto Mahmud Yunus (ketiga kiri) menerima bantuan simbolis dari Kementerian BUMN, Gedung Assalaam Centre, Sukoharjo, Minggu (11/6/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Sukoharjo, baru saja mendapat bantuan dengan total jumlah Rp 407 juta.

Bantuan diberikan oleh Kementerian BUMN bekerjasama dengan PT BRI pada Minggu (11/6/2017).

Terdiri dari 10 ton beras, 2 ton gula, minyak goreng, 50 kilogram daging, sarung, mukena, dan uang tunai Rp 100 juta.

Direktur PPMI Assalaam, Uripto Mahmud Yunus, mengatakan, belum dapat memutuskan untuk menggunakan bantuan uang tunai Rp 100 juta.

Dikatakannya, Kementerian BUMN meminta agar dana digunakan untuk beasiswa para santri.

Pihaknya pun sudah memiliki program beasiswa kepada para santri yang membutukan dan dinilai berprestai.

Ia menjelaskan, ke depan dana bantuan akan digunakan untuk keperluan operasional SMK Assalaam.

"Kini pondok (Assalaam) terutama SMK sedang fokus pada jurusan komputer jaringan, nanti bisa dikembangkan lagi," ujar Uripto ditemui wartawan usai mengikuti penyerahan bantuan dari Kementerian BUMN.

Dia menjelaskan, pengembangan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dirasa perlu untuk para santri SMK.

"Biar anak-anak bisa lebih leluasa lagi mengeskplor kreatifitas mereka," paparnya.

Konkritnya, Uripto menegaskan, akan mendata kebutuhan penunjang pendidikan siswa SMK.

"Yang jelas (pengadaan) alat-alat kita upayakan untuk menunjang praktek anak-anak (santri SMK)," katanya menambahkan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved