Kasus Hukum Habib Rizieq Shihab

Ini Sejumlah Opsi Polda Metro Jaya untuk Pulangkan Rizieq Shihab, Salah Satunya Pencabutan Paspor

Opsi lainnya, ucap Iriawan, mengajukan permohonan penerbitan blue notice ke Interpol.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/Ismanto
Habieb Rizieq Shihab. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengurungkan niat untuk mengajukan permohonan penerbitan red notice untuk tersangka kasus dugaan pornografi Habib Rizieq Shihab.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyiapkan sejumlah opsi untuk memulangkan Rizieq dari Arab Saudi.

Satu di antaranya, mengajukan permohonan pencabutan paspor milik Rizieq ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

"Pencabutan paspor nanti kita ajukan ke Imigrasi."

"Imigrasi mencabut dan dikeluarkan satu SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor)," ujar Iriawan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).

Opsi lainnya, ucap Iriawan, mengajukan permohonan penerbitan blue notice ke Interpol.

Langkah itu dilakukan untuk mengetahui dan melokalisir keberadaan Rizieq di luar negeri, bukan untuk menangkapnya.

"Ada blue notice, kita pikirkan itu."

"Ada cara lain juga namanya police to police, kerjasama antara kepolisian Indonesia dengan Saudi Arabia," kata Iriawan.

Kemudian, ucap Iriawan, sama halnya saat menangkap Gayus Tambunan di Singapura, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan pihak Kepolisian Luar Negeri.

Bila Rizieq di Jeddah, Iriawan akan bekerjasama dengan Kepolisian Arab Saudi.

Opsi-opsi memulangkan Rizieq itu masih dikaji di internal penyidik untuk mencari mana yang dianggap paling efektif memulangkan Rizieq.

"Seperti Gayus Tambunan waktu saya jemput itu."

"Nah kita masih kaji itu, mana yang terbaik nanti."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved