H-7 hingga H+8 Truk Dilarang Melintas di Ruas Jalan Klaten, Jika Melanggar Ini Sanksinya

Sanksi yang diberikan bukan sekedar tilang namun hingga penghentian armada.

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Truk galian C melintas di Jalan Kebonarum-Kemalang, Selasa (28/6/2016). 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten secara resmi mengeluarkan larangan melintas dan beroperasi bagi kendaraan angkutan berat.

Kepala Dishub Klaten, Purwanto Anggono Cipto mengatakan larangan tersebut berlaku efektif mulai H-7 (18 Juni) hingga H+7 (3 Juli) bagi truk angkutan tambang, seperti angkutan pasir, batu, hingga batu bara.

Sementara untuk truk angkutan barang termasuk angkutan gandengan dilarang beroperasi dan melintas mulai H-4 hingga H+4 lebaran.

"Untuk JBI (Jumlah Berat yang Diizinkan) maksimal 14.000 kilogram," paparnya, , Minggu (18/6/2017).

Meski ada larangan, ia menjelaskan sejumlah angkutan barang masih diizinkan melintas, diantaranya angkutan pos, sembako, ternak, dan bahan bakar.

Angkutan masih diizinkan untuk melintas namun harus disertai dengan dokumen resmi dan disebutkan muatannya.

Adapun bagi kendaraan angkutan yang melanggar, Purwanto menegaskan pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi bagi angkutan berat yang nekat melintas dan beroperasi selama arus mudik dan balik.

Sanksi yang diberikan bukan sekedar tilang namun hingga penghentian armada.

Armada yang dihentikan selanjutnya akan diparkir di halaman Sub-Terminal Penggung dan Delanggu.

"Untuk armada yang dihentikan selanjutkan akan dikandangkan dan baru diizinkan beroperasi setelah arus balik selesai," kata dia.

Sementara itu, dalam rangka mengamankan libur lebaran dan arus mudik-balik 2017, Polres Klaten menyiagakan 775 personel.

Petugas yang disiagakan disebar ke sejumlah titik dan pusat keramaian.

Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Darwis mengatakan sebagai persiapan pengamanan lebaran tahun ini, pihaknya telah menggelar koordinasi lintas sektoral.

"Dari Polres ada 775 personel yang disiagakan, dibantu personel dari TNI, Dishub, Satpol PP, dan ormas."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved