Renggut Dua Korban Jiwa, Penjual Miras Jenis Ciu Oplosan di Solo Diringkus Polisi

Penangkapan itu dilakukan setelah dua orang warga tewas usai mengkonsumsi miras jenis ciu oplosan yang dijual seorang tersangka, Ari Lestari.

Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Labib Zamani
Kapolresta Solo, AKBP Ribut Hari Wibowo, didampingi Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, menunjukkan barang bukti miras oplosan di Mapolresta Solo, Rabu (21/6/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tiga orang tersangka diringkus oleh Jajaran Satreskrim Polresta Solo karena terlibat dalam penjualan miras jenis ciu oplosan.

Ketiga tersangka tersebut adalah Satriyo Budi Utomo alias Gamber (43) warga Makam Bergolo RT 001, RW 008, Serengan; Ari Lestari (59) warga Sentul RT 001, RW 010 Mojolaban, Sukoharjo, dan Joko Setiawan alias Codot (34) warga warga Makam Bergolo RT 002, RW 009, Serengan.

Kapolresta Solo, AKBP Ribut Hari Wibowo, mengatakan penangkapan ketiga tersangka tersebut dilakukan pada Selasa (20/6/2017) sekitar pukul 21.00 di lokasi berbeda.

Adapun penangkapan itu dilakukan setelah dua orang warga tewas usai mengkonsumsi miras jenis ciu oplosan yang dijual seorang tersangka, Ari Lestari.

Sedangkan korban tewas merupakan warga Pringgolayan RT 002, RW 018 Kelurahan Tipes, Serengan, yakni Yulius Nugroho (38) dan Darmadi (36).

"Dua orang korban lain yang juga minum miras oplosan racikan tersangka Ari Lestari masih dirawat di rumah sakit," kata Kapolresta, di Mapolresta Solo, Rabu (21/6/2017) siang.

Selain meringkus ketiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti dari masing-masing tersangka.

Dari tersangka Satriyo Budi Utomo disita 42 bungkus plastik berisi miras jenis ciu berukuran 400 mililiter dan 33 bungkus plastik berisi anggur/ jamu berukuran 400 mililiter.

Dari tersangka Ari Lestari disita lima buah tong plastik berisi ciu, 100 botol bekas minuman air mineral, satu buah tong racikan rempah, satu tong kecil berisi miras dan satu buah selang.

Lalu dua buah gledekan pengangkut barang, satu buah ember besar berisi temu lawak, alat pengaduk, sebuah karung berisi serai, 11 botol ciu, sebuah pisau, timbangan, sebuah jeriken berisi alkohol 82-83 persen, satu buah botol berisi menthol dan satu pres teh.

Kapolresta mengungkapkan, ketiga tersangka dijerat Pasal berlapis, yakni Pasal 204 KUHP dan 205 KUHP karena telah menghilangkan nyawa orang dengan ancaman pidana penjara selama waktu tertentu.(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved