Breaking News:

Warga yang Melepas Balon Udara Tanpa Tali Pengikat Diancam Pidana 2 Tahun Penjara

Agus Susanto mengatakan hal itu saat meninjau Posko Lebaran 2017 di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali.

Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Susanto, meninjau Posko Lebaran 2017 di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Rabu (28/6/2017) petang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menindak  tegas warga yang menerbangkan balon udara tanpa tali pengikat.

Pasalnya, menerbangkan balon udara tanpa tali pengikat dapat mengganggu dan membahayakan penerbangan udara.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Susanto, mengatakan, warga yang menerbangkan balon udara tanpa tali pengikat diancam pidana dua tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

"Karena kegiatan itu (menerbangkan balon udara tanpa tali pengikat, Red) dapat membahayakan pesawat dan penumpang," katanya menegaskan, Rabu (28/6/2017) petang.

Agus Susanto mengatakan hal itu saat meninjau Posko Lebaran 2017 di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali.

Guna mengurangi aktivitas tersebut, pihaknya bersama instansi terkait ( pemerintah daerah setempat yang memiliki tradisi tersebut) terus melakukan sosialisasi.

"Kita tidak ingin menghilangkan tradisi itu, tapi (harus) lebih disempurnakan dengan menggunakan tali pengikat," katanya.

Sehingga, dengan ali pengikat tersebut balon udara tidak lepas ke udara yang dapat mengganggu penerbangan pesawat.

Agus berencana mengadakan festival balon udara bersama masyarakat yang memiliki tradisi tersebut.

Hal ini juga sebagai langkah untuk mengantisipasi balon udara tersebut terbang bebas di angkasa.

"Karena kemarin ada laporan balon udara terbang bebas di udara di beberapa tempat," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved