Solo Batik Carnival 2017
Usung Tema Astamurti Kawijayan, Solo Batik Carnival Kembali Digelar
Sehingga makna dalam SBC 2017 merupakan wujud kejayaan tradisi budaya Jawa berupa karya seni yang berasal dari nenek moyang tanah Jawa.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Solo Batik Carnival (SBC) akan kembali diadakan pada tahun ini.
SBC 2017 akan diadakan di halaman Benteng Vastenburg Solo pada 14-16 Juli 2017.
Solo Batik Carnival mengusung misi menggali potensi masyarakat untuk menjadi kreatif/desainer busana carnival dengan memanfaatkan batik dan pemakaian bahan daur ulang.
Pada penyelenggaran yang ke 10 ini, SBC akan bertema Astamurti Kawijayan.
Dalam bahasa Kawi, Astamurti adalah bentuk dan kawijayan adalah kejayaan.
Sehingga makna dalam SBC 2017 merupakan wujud kejayaan tradisi budaya Jawa berupa karya seni yang berasal dari nenek moyang tanah Jawa.
Ketua Yayasan SBC, Ir. Susanto mengatakan event ini akan terus menjadi agenda tahunan Kota Solo.
Harapannya SBC menjadi semakin terkenal, seiring makin populer julukan Kota Solo sebagai kota Batik.
Ia juga mengatakan tahun ini Solo Batik Carnival akan membawa perubahan desain menjadi lebih baik.
"Saya akui anak-anak Solo Batik Carnival selain dari kreatifitas gerakan, di sisi kostum cukup banyak perubahan desain yang jauh lebih baik," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (7/7/2017) sore.
"Hal ini menunjukkan bahwa kreatifitas anak-anak terus berkembang dan ini patit diapresiasikan," tambahnya.
Sementara itu, untuk Exhibition SBC akan diadakan di halaman Benteng Vastenberg Solo.
Dalam acara itu akan dihadirkan beragam stan mulai dari fesyen batik, kerajinan & kuliner yang buka mulai pukul 12.00 WIB-22.00 WIB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/solo-batik-carnival-1_20170707_184549.jpg)