Polresta Solo Imbau Masyarakat Waspadai Copet dan Tangan Jahil saat Gelaran SBC

Polresta Solo mengimbau kepada masyarakat yang akan menonton gelaran Solo Batik Carnaval (SBC) untuk menjaga keamanan masing-masing.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Anak-anak menjadi peserta SBC 9, Minggu (24/7/2016) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo mengimbau kepada masyarakat yang akan menonton gelaran Solo Batik Carnaval (SBC) untuk menjaga keamanan masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Wakasat Lantas Polresta Solo, AKP Made Ray Ardana saat jumpa pers di Dinas Pariwisata.

“Biasanya masyarakat ini terbuai dengan pertunjukan yang ada sehingga lupa dengan kondisi keamanannya sendiri,” ujarnya Kamis (13/7/2017) siang.

Baca: Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Akan Ikuti Kirab dan Kenakan Kostum Jatayu di SBC 2017

“Kita waspadai juga jika ada yang melakukan pelecehan seksual, karena biasanya kondisinya kan berdesakan, sering ada tangan jahil yang memanfaatkan kondisi ini,” katanya.

Banyaknya penonton yang berdesakan pada saat kegiatan dapat dimanfaatkan oleh gerombolan copet.

Selain itu keamanan kendaraan yang ditinggal menonton juga diharapkan dapat menjadi perhatian.

Dirinya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat akan menonton gelaran SBC pada 14-17 Juli 2017 tersebut.

SBC kali ini mengusung tema Astamurti Kawijayan yang merupakan kilas balik dari tema-tema yang pernah dibawakan oleh SBC sebelumnya.

SBC sendiri akan dilaksanakan pada 14-17 Juli 2017 mendatang di sepanjang jalan Slamet Riyadi.

Sedangkan untuk Exhibition SBC diadakan di halaman Benteng Vastenberg Surakarta dengan menghadirkan beragam tenan mulai dari fashion batik.

Selain itu gelaran Exhibition kerajinan & kuliner yang dibuka mulai pukul 12.00 WIB-22.00 WIB.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved