Breaking News:

PBSI Akan Rombak Beberapa Pasangan Ganda Putri

Dalam turnamen bergengsi tersebut, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani mencatat raihan tertinggi ke babak empat besar.

KOMPAS / WAWAN H PRABOWO
Ganda putri Indonesia Ni Ketut Mahadewi (depan) dan Anggia Shitta Awanda saat tampil menghadapi ganda putri Malaysia Vivian kah Mun Hoo/Khei wei woon di nomor beregu bulu tangkis SEA Games 2015 di Indoor Stadium, Singapura, Kamis (11/6/2015). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian, membeberkan hasil evaluasi enam bulanan yang dilakukan di tim nasional ganda putri penghuni pelatnas PBSI.

Ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 menjadi turnamen terakhir yang masuk dalam evaluasi enam bulanannya.

Dalam turnamen bergengsi tersebut, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani mencatat raihan tertinggi ke babak empat besar.

Akan tetapi keduanya tetap ‘dicerai’ oleh Eng.

“Soal hasil evaluasi enam bulanan, ada beberapa pasangan yang dirombak, misalnya Anggia/Ketut, walaupun hasil mereka nggak jelek di Indonesia Open."

"Dari setengah tahun ini menurut saya ada yang kurang dari mereka, baik teknis maupun non teknis,” ujar Eng kepada Badmintonindonesia.org.

Ketut rencananya bakal diduetkan dengan Rosyita Eka Putri Sari, yang sebelumnya berpasangan dengan Della Destiar Haris.

Keduanya bakal memulai debut di SEA Games Kuala Lumpur 2017 mendatang.

Eng juga menyebutkan, dari hasil evaluasinya tersebut, awalnya ada beberapa pemain yang akan didegradasi.

Akan tetapi, berkaca pada suksesnya kombinasi pasangan junior-senior pada Greysia Polii/Apriani Rahayu, Eng pun mengurungkan niatnya dan mencoba pemain-pemain tersebut untuk membimbing junior.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved