Breaking News:

Diduga Perkosa Gadis 15 Tahun, Mantan Biksu Thailand Diadili Pengadilan

Wiraphon Sukhpon telah mendirikan sebuah pusat pengajaran Buddha di California semenjak dia meninggalkan Thailand di tahun 2013.

Editor: Daryono
asiancorrespondent.com
Mantan Biksu Buddha asal Thailand, Wiraphon, beberapa tahun sebelum diekstradisi di AS sudah menjadi buronan karena melakukan beberapa kejahan. 

TRIBUNSOLO.COM, BANGKOK - Seorang pengacara di Thailand pada hari Kamis kemarin (20/7/2017) mendakwa seorang mantan biksu Buddha dengan tuduhan telah melakukan pemerkosaan pada gadis dibawah umur, penipuan dan pencucian uang setelah diekstradisi dari Amerika Serikat.

Menurut AFP (via South China Morning Post), mantan biksu bernama Wiraphon Sukhpon yang berusia 37 tahun ini tiba di bandara Bangkok dari Amerika Serikat pada Rabu malam.

Wiraphon Sukhpon telah mendirikan sebuah pusat pengajaran Buddha di California semenjak dia meninggalkan Thailand di tahun 2013.

Pihak berwenang Thailand menetapkan total lima tuduhan untuk Wiraphon, salah satunya ialah tindakan pemerkosaan yang dilakukannya terhadap gadis berumur 15 tahun.

Akibatnya, dia harus mendekam dipenjara selama 20 tahun jika terbukti bersalah atas tuduhan pemerkosaan tersebut. 

Worranan Srilum, juru bicara pihak Departemen Investigasi Khusus (DSI) mengatakan, “Pengadilan telah menerima kasus Wiraphon”.

"Terdakwa tidak mengajukan permohonan jaminan."

Departemen Investigasi Khusus Thailand juga mengajukan tuntutan kepada Wiraphon atas penculikan anak, penipuan publik, pencucian uang dan kejatahan komputer.

Selama bertahun-tahun sebelum ekstradisinya, Wiraphon, sudah menjadi buronan dengan adanya pemberitaannya tentang dugaan telah melakukan kejahatan mulai dari perkosaan hingga pembunuhan, menurut laporan dari Associated Press (AP) di tahun 2013.

Meskipun telah bersumpah sebagai biksu untuk menjalani hidup yang sederhana dan tidak menikah, namun kenyataannya Wiraphon dikabarkan cenderung suka bermewah-mehawan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved