Breaking News:

Warga Nusukan, Solo, Dukung Pembebasan Lahan Terdampak Proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara

Di Kelurahan Nusukan, terdapat 6 RW yang terdampak proyek pembangunan jalur kereta api bandara, yaitu RW 13,14 ,15,16 17 18.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Tampak sejumlah bangunan di pinggir rel di daerah Nusukan, Solo, Senin (1/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga di bantaran rel di Kelurahan Nusukan, Solo, mendukung pembebasan lahan terdampak proyek pembangunan jalur kereta api bandara.

Hal tersebut diungkapkan Lurah Nusukan, Utik Sri Wahyuni, kepada TribunSolo.com, Senin (1/8/2017).

"Warga smuanya kondusif, warga juga mendukung saja karena itu kan tanah PT KAI," kata Utik Sri Wahyuni.

Dirinya menambahkan, warga tidak masalah dengan pembebasan rel.

Tetapi mereka tetap minta solusi terbaik.

Baca: PT KAI Belum Bisa Remajakan KA Prameks. Ini Alasannya

"Tetap harus ada solusi karena program pusat, kita juga menunggu kelanjutannya seperti apa," imbuh dia.

Di Kelurahan Nusukan, terdapat 6 RW yang terdampak proyek pembangunan jalur kereta api bandara, yaitu RW 13,14 ,15,16 17 18.

Utik mengatakan keenam RW tersebut merupakan hasil pendataan sementara oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sedangkan ada 287 bangunan yang terdampak proyek pembangunan jalur kereta api bandara.

Terkait hal tersebut, PT KAI telah melakukan sosialisasi pada tanggal 9 Mei 2017 dan pendataan pengukuran 16 -18 Mei 2017.

Utik mengaku, hingga saat ini belum ada sosialisasi kembali terkait proyek pembangunan jalur kereta api bandara.

Selain lahan milik PT KAI, lahan terdampak lainnya merupakan lahan milik Kementrian Pekerjaan Umum, TNI AU (Angkatan Udara) dan masyarakat.

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu, pembebasan lahan ditargetkan selesai November 2018.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved