Catat! Ini Jalur Alternatif Selama Flyover Manahan Solo Dibangun

Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi pengguna jalan tatkala pembangunan jalan layang atau flyover Manahan berlangsung.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Desain rencana pembangunan flyover Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jalur-jalur alternatif bakal disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi pengguna jalan tatkala pembangunan jalan layang atau flyover Manahan berlangsung.

Diberlakukannya rekayasa lalu lintas juga berangkat dari penutupan jalur perlintasan kereta api sebidang jalan di kawasan itu.

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, mengaku telah melaporkan rencana rekayasa lalu lintas tersebut kepada Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (1/8/2017).

"Sudah kita sampaikan kepada Bapak Wali Kota bagaimana rekayasa lalu lintas selama pembangunan," terang dia, Rabu (2/8/2017). 

Adapun rekayasa lintas bakal diterapkan  di sejumlah jalan, diantaranya adalah:

-Jalan Hasanuddin menjadi satu arah dari Timur ke Barat atau dari Pasar Nongko sampai pertigaan Jl Cipto Mangunkusumo.

Perubahan arus dilakukan untuk mengurangi pertemuan arus kendaraan di perlintasan kereta api Pasar Nongko.

Selanjutnya, lalu lintas dari arah Manahan menuju Kota Barat dapat melalui Jalan Sam Ratulangi, Jalan Ahmad Yani (Kerten), atau berputar lewat Pasar Nongko.

Lalu lintas dari Jalan Kalitan menuju Jalan Dr Moewardi dilarang belok ke kanan menuju Kota Barat.

Kendaraan yang keluar dari Jalan Kalitan harus berbelok ke kiri ke arah Jalan Slamet Riyadi.

Jalan Slamet Riyadi ruas Purwosari-Gendengan diberlakukan dua arah.

Dijelaskan Kadishub, perubahan tersebut berlaku untuk tahap awal pembangunan.

Rencananya, pembangunan overpass akan dimulai dari utara perlintasan kereta api.

Rekayasa lalu lintas akan diubah sesuai perkembangan pembangunan flyover.

Pihaknya akan terus melalukan pemantauan pembangunan flyover yang juga berkaitan dengan arus lalu lintas hasil rekayasa. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved