Roti Produksi Toko Sidodadi Ini Rasanya Lebih Lembut Dibandingkan Roti Lain, Ternyata Ini Rahasianya

Ukuran roti ukuran besar yang paling banyak dibeli yaitu, roti frans cokelat yang dijual Rp 13.000 dan roti tawar Rp 16.000.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Roti Frans Cokelat 

TRIBUNSOLO.COM, BANDUNG - Pernah coba lembutnya roti produksi Toko Sidodadi? Anda pasti bakal ketagihan jika mencobanya.

Roti di Toko Sidodadi dijual sejak tahun 1954 dan diproduksi secara manual menggunakan tangan.

Menurut Wahyu, pegawai di Toko Sidodadi, roti yang dibuat di sini tanpa bahan pengawet atau pun obat-obatan lainnya.

"Pembuatan roti semuanya tradisional, prosesnya juga lama enggak langsung jadi," ujar Wahyu di Toko Sidodadi, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Senin (31/7/2017).

Roti nanas dan krenten
Roti nanas dan krenten (Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati)

Wahyu mengatakan, roti di sini dibuat selama satu malam, proses pembentukan rotinya pun dibuat pada pagi hari.

Tekstur rotinya padat dan rasanya manis, walaupun tidak ada campuran isi apapun di dalamnya.

"Karena tidak menggunakan bahan apapun, rotinya hanya kuat tiga hingga empat hari saja," kata Wahyu.

Pembeli bisa memilih beragam varian rasa roti yang tersedia karena toko ini memiliki sekitar 30 varian rasa berbeda.

Toko Roti Sidodadi
Toko Roti Sidodadi (Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati)

Untuk roti ukuran kecil yang paling banyak dibeli yaitu, roti krenten (kismis), cokelat keju, nanas, srikaya, kornet keju, sosis, dan smoked beef. Harganya Rp 3.700-4.800.

Ukuran roti ukuran besar yang paling banyak dibeli yaitu, roti frans cokelat yang dijual Rp 13.000 dan roti tawar Rp 16.000.

Toko Sidodadi buka pukul 10.00-20.00, namun jangan heran jika datang siang hari roti tinggal sedikit karena sudah keburu diborong orang lain. (Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati)

Artikel di atas diambil dari berita TribunJabar.com dengan judul: Roti Produksi Toko Sidodadi Ini Terasa Lembut, Ternyata Ini Rahasia Pembuatannya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved