Soal e-Parkir di Pasar Singosaren, Dishub Solo Akui Masih Banyak yang Harus Dievaluasi

Dishub Solo akan gencar melalukan edukasi dan sosialisasi terhadap petugas parkir dan masyarakat untuk e-parkir dengan e-money.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Petugas parkir kawasan Pasar Singosaren mencetak tiket e-parkir melalui mesin e-parkir BRI, di Pasar Singosaren, Solo, Kamis (10/8/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo segera melakukan evaluasi terhadap penerapan parkir elektronik atau e-parkir di kawasan Pasar Singosaren.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perparkiran Dishub Solo, Muh Usman, kepada TribunSolo.com, Kamis (10/8/2017) sore.

Usman mengatakan, banyak persoalan yang menjadi bahan evaluasi.

"Contohnya petugas parkir takut bahwa pulang tidak membawa uang tunai," jelasnya.

Baca: Jukir Pasar Singosaren Minta Pemkot Solo Gencar Sosialisasikan e-Parkir

Bahkan, Usman menyebut, alasan para petugas parkir setempat beraneka ragam.

"Ada yang kartu e-parkirnya ketinggalan, dan lain sebagainya," ucapnya.

Secepatnya, pihaknya akan mengadakan evaluasi dengan melakukan interview kepada setiap petugas parkir.

"Akan kita interview kita tanya yang menjadi kendala persoalan untuk kemudian dicarikan solusi," harap dia.

Terkait tarif progresif, dia mengaku tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Dishub Solo akan gencar melalukan edukasi dan sosialisasi terhadap petugas parkir dan masyarakat untuk e-parkir dengan e-money.

Adapun penerapan e-parkir diharapkan dapat memelihara kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Solo melalui transparasi penarikan retribusi.

Selain itu, untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Solo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved