Pasar Jebres, Solo, Batal Direvitalisasi karena Alasan ini

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memilih menunda rencana revitalisasi dan merealisasikannya 2018.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagiyo, saat ditemui wartawan, Senin (6/3/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM.COM, SOLO - Revitalisasi Pasar Jebres, Solo, batal dilakukan tahun ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memilih menunda rencana revitalisasi dan merealisasikannya 2018.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagiyo, menyebut, revitalisasi bangunan pasar secara keseluruhan menjadi pertimbangan penundaan pemgerjaan proyek.

"Semula kami memang ingin merevitalisasi sebagian bangunan Pasar Jebres, tapi dipertimbangkan tahun depan dengan memperbaiki seluruh bangunan," ucap dia ditemui Jumat (11/8/2017) siang.

Subagiyo juga tidak ingin pedagang Pasar Jebres dipindahkan terlalu lama di pasar darurat jika pembangunan baru terlaksana tahun depan.

Tahun 2017, pihaknya berfokus untuk mematangkan desain revitalisasi pasar.

Sedangkan, dana revitalisasi pasar yang dialokasikan sebesar Rp 4,5 miliar dialihkan untuk keperluan lain.

Adapun rencana revitalisasi pasar telah dikemukakan sejak awal 2017.

Izin juga sudah didapatkan Pemkot melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pemanfaatan lahan bekas SPBU Ledoksari.

Selanjutnya, pembahasan bentuk kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pemilik lahan juga akan dilangsungkan Pemkot Solo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved