VIDEO - Begini Cara Kelurahan Kestalan Banjarsari Melestarikan Ponten Mangkunegoro VII

Kirab dimulai sekitar pukul 14.30 WIB star dari SMK Muhammadiyah 2 Solo menuju panggung kehormatan di depan Kelurahan Kestalan

Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Solo mengadakan kirab "Hanguri-uri Budaya Ponten Mangkunegoro VII", Sabtu (19/8/2017).

Pantauan TribunSolo.com, kirab tersebut diikuti ratusan peserta dari enam RW dan 20 RT.

Mereka membawa tumpeng dan keunggulan masing-masing peserta.

Kirab dimulai sekitar pukul 14.30 WIB star dari SMK Muhammadiyah 2 Solo menuju panggung kehormatan di depan Kelurahan Kestalan.

Kemudian peserta kirab dilepas menuju Ponten Mangkunegoro VII oleh Camat Banjarsari, Indardi disaksikan Muspika Kecamatan Banjarsari serta anggota DPRD Solo.

Camat Banjarsari, Indardi, mengapresiasi, kirab hanguri-uri budaya Ponten Mangkunegoro VII.

"Melalui kirab ini bisa meningkatkan guyub rukun dan melestarikan budaya Ponten Mangkunegoro VII," katanya.

Sementara itu, Plt Lurah Kestalan, Suyono, menambahakan, ada sekitar 800 peserta yang ikut kirab.

"Sudak tiga kali ini kirab diselenggarakan Kelurahan Kestalan," jelasnya.

Dia menjelaskan, kirab tersebut untuk melestarikan Ponten atau sanitasi yang dibangun oleh Raja Mangkunegoro VII tahun 1437.

"Ponten Mangkunegoro VII ini berada di RT 002/RW 003 Kelurahan Kestalan," ungkapnya.

Kirab tersebut, lanjutnya, untuk menggali potensi yang ada dan dimiliki oleh Kelurahan Kestalan.

"Kirab ini bukan rekayasa, tetapi benar-benar menggali potensi yang dimiliki Kelurahan Kestalan yakni peninggalan Mangkunegoro VII," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved