Begini Cara SMPN 8 Solo Wujudkan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

Kegiatan itu mereka lakukan bersamaan kirab pembangunan pada Jumat, 18 Agustus 2017

Begini Cara SMPN 8 Solo Wujudkan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Siswa SMPN 8 Solo memungut sampah di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jumat (18/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - SMPN 8 Solo terus melakukan upaya demi mewujudkan sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Salah satu cara yang dilakukan ini adalah mengadakan garebek sampah di Jalan Slamet Riyadi kawasan Ngarsopuro Solo.

Kegiatan itu mereka lakukan bersamaan kirab pembangunan pada Jumat, 18 Agustus 2017.

Para siswa membawa kantong plastik sambil memungut sampah yang berada di Jalan Slamet Riyadi.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian siswa, guru dan segenap warga sekolah terhadap kebersihan lingkungan," kata Kepala SMPN 8 Solo, Sutarmo, Minggu (20/8/2017).

Menurutnya, kepedulian ini harus terus ditumbuhkembangkan kepada semua warga sekolah dengan tujuan untuk mewujudkan SMPN 8 Solo sebagai sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

Petugas garebek sampah dari SMPN 8 Solo terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan.

Mereka dengan ikhlas lahir batin memungut sampah yang banyak berserakan di semak-semak, di jalan maupun di taman sekitar Ngarsopura.

"Kebanyakan sampah plastik," katanya.

"Pembimbing beserta tim pungut sampah memang petugas yang sudah terpilih dan handal dalam hal kebersihan, terutama kebersihan kelas dan lingkungan sekolah," ungkapnya.

Dia menjelaskan, SMPN 8 Solo berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jateng. (*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved