Kobaran Api di Gunung Rinjani Lalap Habitat Edelweis

TNGR sendiri belum bisa memastikan berapa luas hamparan edelweis yang ikut terbakar dalam peristiwa ini

Kobaran Api di Gunung Rinjani Lalap Habitat Edelweis
(Dok TNGR)
Petugas TNGR dan masyarakat berupaya memadamkan api di jalur pendakian Rinjani, Selasa (22/8/2017) 

TRIBUNSOLO.COM, MATARAM - Pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan, lokasi kebakaran yang terjadi di jalur pendakian Rinjani, merupakan habitat bunga edelweis yang dilindungi.

"Lokasi yang terbakar di kebakaran yang terjadi kemarin sore hingga pagi dini hari tadi itu sebenarnya lokasi keberadaan edelweis di jalur pendakian Sembalun," kata Kepala TNGR, Agus Budi Santoso, Selasa (22/8/20107).

Agus menyebutkan, habitat edelweis di Gunung Rinjani hanya ada di jalur pendakian Timbanuh, sebagian Senaru, dan sebagian Sembalun.

Di Sembalun, habitat edelweis berada di antara pos tiga menuju pos ekstra serta sedikit di Plawangan.

"Nah lokasi ini yang kebakaran adalah blok yang didominasi oleh edelweis sebetulnya, jadi ini sangat disayangkan," ucap dia.

TNGR sendiri belum bisa memastikan berapa luas hamparan edelweis yang ikut terbakar dalam peristiwa ini.

"Luasan edelweis hamparannya sekitar 12 hektar, tapi berapa luas hamparan yang terbakar itu kita sedang hitung," sebut Agus.

Dia mengatakan, saat ini tim dari TNGR bersama tim identifikasi tengah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi di jalur pendakian Gunung Rinjani.

Agus menduga, kebakaran di jalur pendakian bukan merupakan faktor alam.

Berdasarkan teori, kebakaran di jalur pendakian bisa terjadi akibat puntung rokok, api unggun yang lupa dimatikan atau tempat memasak yang lupa dimatikan oleh pengunjung.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved