KKN Unisri Solo Gandeng AB2TI Beri Penyuluhan Warga Desa Dayu Karanganyar
"Hampir satu tahun terakhir secara berturut turut petani Desa Dayu selalu gagal panen, karena serangan hama wereng," katanya.
Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mahasiswa KKN Unisri Solo bekerja sama dengan Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia (AB2TI) menggelar penyuluhan penanganan hama wereng dan pengolahan tanah.
Penyuluhan penanganan hama wereng dan pengolahan tanah diberikan kepada warga Desa Dayu, Karangpandan, Karanganyar di Balai Desa Dayu, Rabu (23/8/2017).
Kegiatan tersebut diikuti 40 peserta.
Acara dibuka Kepala Desa Dayu, Sri Suparni.
Suparni menyambut gembira kegiatan tersebut.
"Hampir satu tahun terakhir secara berturut turut petani Desa Dayu selalu gagal panen, karena serangan hama wereng," katanya.
Perwakilan dari AB2TI, Wignyo Sunarno, menjelaskan secara teknis penanganan hama wereng harus dilakukan terpadu.
Pengolahan lahan sawah dan pola tanam harus dilakukan serempak.
Tidak kalah penting juga harus memperhatikan pemilihan bibit unggul yang tahan serangan hama wereng.
"Jadi memilih bibit unggul ini sangat penting supaya tidak gagal panen," jelas dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kkn-unisri_20170825_195107.jpg)