STIKES PKU Muhammadiyah Solo Jalin Kerja Sama dengan KNCV Tuberculosis Foundation
Melalui kerja sama ini juga diharapkan akan lahir hasil-hasil penelitian oleh para dosen yang berhubungan dengan penaggulangan TB.
Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta melakukan kerja sama dengan KNCV Tuberculosis Foundation melalui skema Challenge TB, yaitu sebuah proyek yang mendukung program TB Nasional dengan implementasi rencana strategis nasional untuk tuberculosis.
Kerja sama ini untuk mencapai visi sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dalam bidang promotif dan preventif.
KNCV merupakan organisasi pengembangan medis internasional untuk pengendalian Tuberculosis di seluruh dunia yang berkantor pusat di Den Hag, Belanda.
Dalam menjalankan misinya, KNCV telah memperoleh dana Hibah dari US Agency for International Development (USAID).
Baca: Dinas Kesehatan Kota Solo Latih 40 Konselor Sebaya di STIKES PKU Muhammadiyah Solo
Sebuah badan pembangunan internasional Amerika Serikat yang menyediakan dana untuk berbagai proyek pengembangan internasional.
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti, dan Chief of Party Challenge TB KNCV, Agnes Ghibard.
Adapun penyerahan perjanjian kerja sama secara simbolis dilaksanakan bersamaan dengan acara wisuda ke-22 STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta di Hotel Swiss Bellinn Saripetojo Purwosari, Sabtu (26/8/2017).
Isi kerja sama yang telah disepakati kedua belah pihak diantaranya adalah proyek mapping fasiitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam penanggulangan TBC, pengaktifan pelaporan kasus TB melalui software WIFI TB, serta mendorong terwujudnya Public Private Mix dalam meningkatkan keefektifan upaya penanggulangan TB.
Ketua STIKES PKU Weni Hastuti, mengatakan, bahwa Kerja sama yang saat ini dijalin dengan KNCV Tuberculosis Foundation merupakan satu langkah terobosan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta untuk semakin menegaskan eksistensi dan kontribusi STIKES PKU untuk ikut serta dalam membangun Kesehatan Bangsa.
Melalui kerja sama ini juga diharapkan akan lahir hasil-hasil penelitian oleh para dosen yang berhubungan dengan penaggulangan TB.
“Tentu ini merupakan prestasi sendiri bagi kami sebagai institusi pendidikan tinggi yang dipercaya sebagai mitra Lembaga Internasional seperti KNCV," katanya, Jumat (25/8/2017).
Project Coordinator dalam implementasi kerja sama, Anis Prabowo, menjelaskan bahwa dalam program ini akan melibatkan seluruh stakeholder yang terkait dengan upaya penanggulangan TB di Solo.
Mulai dari Dinas kesehatan Kota Surakarta, Organisasi Profesi (IDI, PPNI, IBI, ILKI, IAI), Dokter Praktik Mandiri, Klinik Pratama, Apotik, Laboratorium Kesehatan, serta para kader kesehatan.
Anis Prabowo yang saat ini juga dipercaya sebagai Ketua Tim Advokasi Budgeting Penanggulangan TB Solo ini menambahkan bahwa dalam pelaksanaan proyek ini akan melibatkan para enumerator yang diambilkan dari para alumni STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta yang baru saja diwisuda, serta masyarakat umum melalui proses seleksi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/stikes-pku-muhammadiyah_20170825_151851.jpg)