Breaking News:

Polda Metro Jaya Beri Isyarat Bakal Tolak Permohonan SP-3 Kasus Rizieq

Menurut Adi, polisi pasti mempunyai bukti yang kuat untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka

Editor: Putradi Pamungkas
(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan memberi sinyal bahwa tak akan mengabulkan permohonan penghentian penyidikan yang diajukan Rizieq Shihab.

Rizieq mengajukan surat permohonan penghentian prosea penyidikan kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan dirinya dan Firza Husein.

"Gini, segala sesuatunya proses penyidikan ini sudah berjalan dan tentunya dari penyidik beranggapan bahwa alat bukti sudah kuat, sudah lengkap," ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/8/2017).

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka.

Menurut Adi, polisi pasti mempunyai bukti yang kuat untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka.

"Penyidik sudah mempunyai pandangan ada bentuk pidananya, gitu bos," ucap dia. 

Kendati begitu, Adi tak mempermasalahkan jika pihak Rizieq mengajukan surat permohonan penghentian proses penyidikan kasus itu.

Nantinya, penyidik akan mempelajari permohonan dari Rizieq tersebut.

"Nanti harapan dan permohonan itu kita sampaikan, baik itu di level proses gelar perkara ditanyakan pada pihak para penyidik, kemudian yang kedua tentu permohonan itu diteruskan pada pimpinan kita. Gitu yaaah," kata Adi. (Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Polisi Beri Sinyal Tolak Permohonan SP-3 Kasus Rizieq

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved