Konfrontasi Belum Usai, Neymar Tuding Presiden Barcelona Hanya Lelucon

Adu komentar kedua kubu dimulai ketika Neymar mengungkapkan bahwa terdapat masalah dalam struktur kepengurusan Barca

Kompas.com
Neymar merayakan gol Paris Saint-Germain (PSG) ke gawang Toulouse pada partai Ligue 1, kasta pertama Liga Perancis, di Stadion Parc des Princes, 20 Agustus 2017. 

TRIBUNSOLO.COM - Serangan Neymar untuk FC Barcelona belum selesai.

Kali ini, dia membidik Josep Maria Bartomeu selaku presiden mantan klubnya itu.

Adu komentar kedua kubu dimulai ketika Neymar mengungkapkan bahwa terdapat masalah dalam struktur kepengurusan Barca.

Ucapan tersebut dia lontarkan pasca-meninggalkan Camp Nou menuju Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas 2017.

Tak mau kalah, Bartomeu pun pernah mengatakan dalam sebuah sesi wawancara bahwa dirinya menyesal telah percaya kepada Neymar dan ayahnya.

"Kami melakukan kesalahan dengan terlalu percaya kepada Neymar dan ayahnya," demikian kata Bartomeu.

Media Esporte Interativo lantas mengutip kalimat sang presiden ke akun Instagram mereka.

Uniknya, Neymar ikut nimbrung dengan menuliskan kata-kata di kolom komentar.

"Presiden ini adalah sebuah lelucon," tulis Neymar yang disertai emoji.

Kepindahan Neymar memang menjadi kabar paling sensasional pada sesi transfer kali ini.

Bagaimana tidak? Penyerang berumur 25 tahun itu memutus kontraknya di Barcelona dengan cara membayar 222 juta euro (Rp 3,5 triliun) atau setara dengan nilai pelepasannya. (Kompas.com)

Berita di atas telah ditayangkan di Kompas.com dengan judul Neymar Sebut Presiden Barcelona Lelucon

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved