Segera Diluncurkan, Oorth, Media Sosial Asal Solo Angkat Kearifan Lokal

Krishna mengatakan, Oorth memiliki empat fungsi utama, yakni chat, donasi, e-wallet dan stream (komunitas).

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
CEO Oorth, Khrishna Adityangga (baju putih) dan Marketing Manajer, Dewanggono Mulyo saat roadshow di Solo, Sabtu (18/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasukkan unsur kearifan lokal seperti iuran, obrolan, dan dompet membuat aplikasi media sosial asal Solo, Oorth berbeda dengan yang lainnya.

"Selama ini kita dipaksa beradaptasi dengan fitur-fitur yang bernafaskan barat, bukan Indonesia, Oorth ini hadir dengan mengambil kearifan lokal Indonesia," kata CEO Oorth, Khrishna Adityangga saat roadshow di Solo, Sabtu (18/9/2017).

Krishna mengatakan, Oorth memiliki empat fungsi utama, yakni chat, donasi, e-wallet dan stream (komunitas).

"Chat itu berawal dari kebiasaan orang Indonesia yang suka mengobrol, donasi itu berangkat dari iuran, e-wallet itu dompet digital dan komunitas itu sendiri," jelasnya.

Baca: Temu Kangen Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Hasilkan KAFE USD

Dijabarkan Krishna, oorth memiliki dua layer, yaitu personal dan komunitas.

Oorth juga hadir untuk mencoba menjawab beberapa kebutuhan komunitas.

Seperti gerakan koin peduli Prita, gerakan komunitas jalin Merapi, fenomena arisan dan lainnya.

Aplikasi Oorth akan diluncurkan 7 Oktober 2017 di Kuningan, Jakarta.

Meski demikian, Oorth saat ini sudah dapat dicoba dalam versi beta dengan mengunduh di www.oorth.id.

Aplikasi Oorth telah diperkenakan melalui roadshow di beberapa kota, seperti Yogyakarta, Solo dan Bandung. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved