Peringatan Malam Satu Suro di Solo

Malam 1 Sura, Ini Serangkaian Ritual yang Digelar Keraton Solo

Panitia yang juga adik raja Paku Buwono (PB) XIII, KGPH Dipokusumo, mengatakan telah dilakukan persiapan pra peringatan Malam 1 Sura.

Malam 1 Sura, Ini Serangkaian Ritual yang Digelar Keraton Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Persiapan kirab pusaka peringatan Malam 1 Sura di Kamandungan Lor, Keraton Solo, Kamis (21/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kamis (21/9/2017) malam nanti, Keraton Solo akan menggelar kirab pusaka peringatan Malam 1 Sura.

Panitia yang juga adik raja Paku Buwono (PB) XIII, KGPH Dipokusumo, mengatakan telah dilakukan persiapan pra peringatan Malam 1 Sura.

"Di dalam (keraton) sudah diadakan persiapan, nanti yang betkaitan dengan pusaka dalem sudah siap, Sinuhun (PB XIII) yang menentukan pusaka dan jumlahnya," jelas Dipo, Kamis (21/9/2017) sore.

Baca: Benarkah Kotoran Kerbau Bule Keraton Solo Bisa Bebaskan Tanaman Padi dari Hama Wereng?

Lanjutnya, akan diadakan meditasi di dalam keraton tatkala kirab pusaka dimulai.

Pasalnya, tidak semua keluarga, pengabdi atau abdi dalem, kerabat hingga masyarakat ikut dalam prosesi kirab pusaka keliling wilayah keraton.

Lalu, setelah pusaka sampai kembali di keraton, digelar salat Kajat di Paningrat, kompeks Keraton Solo.

Dipo mengungkapkan, ada dua doa khusus yang disematkan dalam Salat Kajat

"Pertama, doa wilujeng dalem (untuk) Sinuhun, isteri, anak, cucu, keluarga, abdi dalem dan kerabat," ujarnya.

Lalu, doa kedua adalah doa untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan seisinya.

Dia menuturkan, sesudah doa biasanya abdi dalem menunggu sampai salat subuh.

Adapun, kirab pusaka beserta kerbau bule akan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved